by

Kenali Ciri Anak Kekurangan Gizi, Orangtua Wajib Tahu

Gizi merupakan suatu unsur yang wajib ada serta penting untuk tubuh. Sesorang dengan gizinya yang tercukupi akan lebih aktif dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Hal ini juga berlaku pada anak yang masih dalam proses pertumbuhan. Anak yang notabene memiliki tubuh dengan sistem kekebalan yang masih rendah tentu akan sangat lebih membutuhkan gizi. Pemenuhan gizi ini pun juga harus mulai dilakukan ketika anak masih bayi. Anak yang kurang gizi cenderung memiliki tubuh yang cenderung tidak ideal dan tidak sehat. Inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan gizi buruk.

Pada dasarnya gizi buruk merupakan suatu kondisi dimana anak kekurangan atau kelebihan gizi. Kondisi malnutrisi ini akan sangat berbahaya lantaran mampu untuk mengundang berbagai penyakit datang. Lantas apa ciri-ciri dari anak yang mengalami gizi buruk? Berikut penjelasan lengkapnya.

Menurut Dokter Sri Kuriniati, seorang ahli gizi mengungkapkan bahwa secara umum ciri anak kekurangan gizi terbagi menjadi 3 tahap yakni sebagai berikut:

  1. Kekurangan protein ringan

Pada tahap ini anak pada umumnya belum diketahui tanda-tanda khusus terkena gejala gizi buruk. Namun, secara fisik anak hanya memiliki berat badan mencapai 80% dari berat badan ideal.

  1. Kekurangan protein sedang

Pada tahap kedua ini berat badan anak menurun hingga mencapai 70% dari berat badan ideal. Selain itu, mulai muncul gejala wajah anak lebih pucat dari biasanya serta warna rambut yang berubah menjadi kemerahan.

  1. Kekurangan protein berat

Pada tahap ketiga ini gejala gizi buruk terbagi menjadi dua yakni marasmus da kwashiorkor. Pada marasmus berat badan anak menurun hingga tersisa 60% dari berat badan ideal. Sedangkan untuk kwashiorkor selain berat badan yang terus menurun, terdapat gejala kaki yang mengalami pembengkakan, rambut berwarna agak kemerahan, mata menjadi sedikit rabun, hingga kornea mengalami kekeringan bahkan borok.

Tidak hanya itu, selain daripada ciri-ciri di atas ada ciri-ciri lainnya dari penyakit gizi buruk ini yakni sebagai berikut:

  1. Kekurangan kalsium

Anak yang terindikasi terkena gizi buruk memiliki ciri-ciri sulit tertidur, sering rewel, kejang hingga detak jantung menjadi lemah. Ciri-ciri seperti ini kemungkinan karena anak kekurangan kalsium.

  1. Kekurangan zat besi

Selaras dengan ciri-ciri sebelumnya, anak yang kekurangan zat besi serta terindikasi terkena gizi buruk memiliki ciri-ciri wajah terlihat pucat, tubuh menjadi lemah, kesulitan dalam bernapas, dan sering kedinginan. Anak yang kekurangan zat besi ini akan mengganggu pertumbuhan kemampuan kognitif anak yang berimbas pada kecerdasan sang anak.

  1. Kekurangan yodium

Kekurangan yodium sebagai ciri anak yang mengalami gizi buruk bukanlah hal yang baru. Anak yang mengalami kekurangan yodium cenderung memiliki fisik yang lemah. Selain itu, sering mengalami pembesaran pada kelenjar tiroidnya atau gondok. Kekurangan yodium ini sangatlah berbahaya lantaran bisa mengganggu psikologis anak.

Itulah beberapa ciri anak yang mengalami gizi buruk. Banyak faktor yang menjadi sebab mengapa anak mengalami hal demikian salah satunya adalah gizi yang tak terpenuhi. Untuk mencegahnya tentu saja salah satu caranya adalah dengan memberikan gizi yang cukup pada anak. Susu menjadi solusi alternatif selain memberikan makanan bergizi seimbang. Di dalam susu terkandung berbagai zat dan protein yang mana dibutuhkan anak terlebih ketika masa-masa pertumbuhan.

Diantara produk susu formula yang direkomendasikan adalah susu Morinaga Chil Kid PHP. Susu formula ini diperuntukkan bagi anak usia 1- 3 tahun dengan adanya protein whey terhidrolisa parsial di dalamnya. Selain itu, kandungan gizi seperti AA, DHA, AAL, AL, dan zat besi di dalam susu Morinaga terbukti mampu mendukung kinerja fungsi otak serta membantu tumbuh kembang anak menjadi lebih maksimal. Segala produk susu Morinaga bisa Anda dapatkan dengan mudah dan rasa yang dijamin anak suka.

News Feed